Masa-masa pemeliharaan awal bibit itik (DOD) adalah masa-masa yang sulit
dan kebanyakan orang gagal di dalamnya. Banyak pertanyaan yang masuk
kepada kami seputar tips merawat DOD terutama pada awal pemeliharaan
sampai umur 1-2 minggu. Sebenarnya DOD sendiri mampu untuk bertahan
tidak makan dan minum dalam jangka waktu 1-2 hari karena masih mempunyai
cadangan makanan dalam tubuhnya. Walaupun demikian kita jangan sampai
lengah dan ceroboh untuk memperhatikan hal itu (pakan dan minum) karena
akan berdampak baik dan jeleknya tahap pemeliharaan selanjutnya. Untuk
itu kami mencoba berbagi tips dan trik dalam memelihara DOD sampai umur
1-2 minggu.
Agar artikel ini agak sedikit lengkap maka kami
sertakan cara penanganan DOD yang didatangkan dari tempat lain (membeli
dari produsen bibit). Di antara penanganan yang perlu diberikan terhadap
DOD yang didatangkan dari tempat lain antara lain :
1. Pihak
produsen bibit hanya mengirimkan DOD yang baru menetas (belum makan dan
minum) karena DOD yang baru menetas bisa bertahan tidak makan dan minum
sampai umur 2 hari
2. Dalam perjalanan sebaiknya ditambahkan kecambah sebagai ganti minumnya
3. Tidak mengirimkan DOD terlalu lama dari jam keberangkatan kendaraan
4. Pihak Ekspedisi diminta atau berinisiatif sendiri untuk menyiramkan
air ketika DOD akan dimasukkan ke dalam pesawat untuk mengurangi hawa
panas
5. Segera ambil DOD di jasa ekspedisi yang ditunjuk ketika
barang sudah sampai di tempat tujuan dan segera bawa pulang (ke kandang)
6. Setelah tiba di kandang cepat-cepat keluarkan DOD dari box, biarkan
barang 20-30 menit kemudian beri minuman yang mengandung gula seperti
larutan gula jawa/pasir, air susu kental manis agar stamina DOD pulih
kembali
7. Setelah DOD diperkirakan sudah minum semua, ganti larutan gula/susu dengan vitamin seperti rhodivit, vitachick, sorbitol dll
8. Kurang lebih satu jam setelah kedatangan pakan sudah bisa diberikan.
Biasanya pakan yang diberikan adalah pakan ayam ras pedaging periode
starter dengan kadar protein sekitar 22%.
Kemudian untuk penanganan DOD umur 1-2 minggu antara lain sebagai berikut :
1. Untuk anak itik umur 1-2 minggu sebaiknya menggunakan kandang open
(kandang yang dilengkapi dengan pemanas) berupa boks berkaki yang
sebelumnya disemprot dengan desinfektan. Pemanas perlu dinyalakan terus
sampai umur 2 minggu dan perhatikan penyebaran anak di bawah lampu
pemanas. Pemanas yang bisa digunakan antara lain pemanas lampu/dop,
pemanas mitan (minyak tanah), pemanas LPG, dan pemanas dari briket batu
bara. Jangan lupa untuk selalu menyesuaikan temperatur kandang dengan
pertumbuhan anak itik.
2. Tidak lupa sekeliling kandang perlu
ditutup dengan tirai plastik atau lainnya untuk menghindari angin yang
masuk. Tirai plastik sebaiknya di buka pada siang hari dan ditutup pada
malam hari, dilakukan mulai hari ke tiga atau ke empat. Pada umur 2
minggu tirai sudah bisa di buka semuanya dan anak sudah dapat di pindah
ke kandang bawah (tanah) akan tetapi alas masih perlu diberi jerami
malam hari suhu kandang tetap hangat.
3. Pakan sebaiknya diberikan
sedikit demi sedikit dengan frekuensi sering. Kandungan protein pakan
sebaiknya di atas 20%. Untuk pemberian pakan secara basah/semi basah
maka pemberiannya juga perlu dikontrol. Diusahakan pakan habis tidak
lebih dari 60 menit setelah di berikan karena kalau tidak maka
dikawatiran akan ditumbuhi jamur dan bisa menjadi sumber penyakit.
Kesegaran pakan harus dijaga, hindari pemberian pakan itik yang sudah
basi atau berjamur.
4. Pemberian vitamin dan antibiotika sangat
dianjurkan pada periode ini karena untuk merangsang nafsu makan,
keseragaman pertumbuhan dan pencegahan terhadap penyakit.
5.
Pemeliharaan umur ini sebaiknya jangan terlalu padat. Kepadatan kandang
yang dianjurkan hanya 30 ekor/m2, karena kalau terlalu padat akan bisa
menyebabkan itik saling berdekatan, saling tindih, udara yang pengap
sehingga memacu timbulnya stress.
6. Menjaga agar sirkulasi udara
dapat berjalan lancar dengan memberikan cukup ventilasi. Fungsinya
adalah untuk mengatur keseimbangan kadar CO2 dan O2 di dalam kandang
apalagi umur-umur ini sangat peka terhadap penyakit saluran pernafasan.
7. Usahakan kondisi kadang selalu bersih, kandang yang kotor akan
mendatangkan penyakit yang dapat membunuh anak itik, buatlah lantai
kandang yang berlubang (kawat ram atau bambu) sehingga kotoran itik bisa
langsung jatuh, pastikan lubang yang ada tidak membuat kaki itik
terjepit. Laksakan program penyucihamaan kandang secara teratur dengan
desinfektan yang aman.
8. Pemeliharaan sebaiknya yang seumur dan
sejenis, hindari pemeliharaan DOD dengan itik remaja atau dewasa dalam
satu kandang. Hal ini bertujuan untuk menghindari penularan penyakit.
Itulah sedikit trik yang bisa kami berikan kepada pembaca semua, tidak
lupa kami selalu mengundang pembaca semua untuk memberikan kritik dan
sarannya. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar